5. kemudian Kami kembalikan Dia
ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
6. kecuali orang-orang yang
beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka bagi mereka pahala yang tiada
putus-putusnya.
(At-Tiin 5-6)
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir
dari al-‘Aufi yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa firman Allah at-Tiin ayat 5
“kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang serendah-rendahnya”
mengandung arti dikembalikan ke tingkat pikun (seperti bayi lagi). Sehubungan
dengan hal ini, Rasulullah saw pernah ditanya tentang kedudukan orang-orang
pikun. Maka Allah menurunkan ayat selanjutnya (at-Tiin ayat 6), yang menegaskan
bahwa mereka yang beriman dan beramal sholeh sebelum pikun, akan mendapat
pahala yang tiada putus-putusnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar