1. demi kuda perang yang
berlari kencang dengan terengah-engah,
2. dan kuda yang mencetuskan
api dengan pukulan (kuku kakinya),
3. dan kuda yang menyerang
dengan tiba-tiba di waktu pagi,
4. Maka ia menerbangkan debu,
5. dan menyerbu ke
tengah-tengah kumpulan musuh
(Al-‘Aadiyaat: 1-5)
Diriwayatkan oleh al-Bazzar,
Ibnu Abi Hatim, dan al-Hakim, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa Rasulullah
saw mengutus pasukan berkuda, akan tetapi setelah sebulan lamanya tidak ada
kabar berita tentang pasukan itu. Maka turunlah ayat 1-5 ini sebagai
pemberitahuan tentang pasukan tersebut yang sedang bertempur melawan musuh, dan
melukiskan kepahlawanan mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar