Sabtu, 13 Juni 2015

Asbaz SILAT Surat At-Takwir

“ 28.(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus.”
29. dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.”
(At-Takwiir: 28)

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim, yang bersumber dari Sulaiman bin Musa. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim dari Baqiyyah bin ‘Amr bin Muhammad, dari Zaid bin Aslam, yang bersumber dari Abu Hurairah. Diriwayatkan pula oleh Ibnul Mundzir dari Sulaiman bin al-Qasim bin Mukhaimarah bahwa ketika turun ayat li man syaa-a mingkum ay yastaqiim ([yaitu] bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus) (At-Takwiir: 28), Abu Jahal berkata: “Kalau demikian, kitalah yang menentukan, apakah mau lurus atau tidak.” Maka Allah menurunkan ayat berikutnya (At-Takwiir: 29) yang membantah anggapan itu, dan menegaskan bahwa Allah-lah yang menentukannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar